aku fikir setelah kata-kata yang pernah aku ucapkan aku ga akan pernah lagi jatuh cinta, ternyataaaa....hehehehe
awal yang aneh, crasa yang aneh dan orang yang super aneh lah yang membuat aku merasa 'yah aku pantas merasakan ini' tapi di sudut kuadran transek hati ku *ceilah* masih merasa sangat takut dengan sesuatu yang disebut cinta :(
Klasik sebenarnya, aku hanya takut sakit, takut ditinggalkan, takut kehilangan, dan yang lebih parah aku takut bertepuk sebelah tangan. Itu yang membuat terkadang ada perasaan ingin menghapus bersih rasa luar biasa yang sedang ku rasakan ini. Cinta tidak salah, aku juga tidak men-setting dapat memiliki rasa yang berbeda kepada laki-laki unik satu ini. Allah lah yang telah menuliskan-Nya, Allah lah yang men-setting perasaan sedemikian rupa yang dimulai dari halsederhana menjadi rasa yang luar biasa.
Aku tidak berharap, karena bagiku hal yang paling menyebalkan adalah 'Menunggu' dan 'Berharap'. Aku tidak ingin kesalahan masalalu kembali mencoret kehidupan dewasaku. Namun, aku tidak akan menghapus memori masalalu ku, karena dari sana lah aku belajar, karena dari sanalah aku menyadari bahwa memang rasa luar biasa itu untuk orang luar biasa yang memiliki ketulusan hati luar biasa. Cinta itu tidak bersyarat kawan, cinta itu tulus, cinta itu apa adanya. Cinta adalah media untuk menyatukan hal yang berbeda, bukan memaksa suatu hal menjadi sama.
Cinta hadir secara natural, tidak ada seleksi bahkan aku bilang tidak ada pilihan. Bagaimana tidak? kalau cinta bisa memilih, aku akan memilih seseorang yang jelas-jelas mencintaiku karena aku tidak akan khawatir akan adanya cinta yang bertepuk sebelah tangan. Aku tidak akan panik jika orang yang kucintai tau aku mencintainya. Dan aku tidak akan galau jika orang yang kucintai dekat dengan orang lain, toh dia tahu aku mencintainya dan aku pun tau dia mencintaiku.
Hmmm...dan inilah asam manis cinta. Aku harus memendam dalam-dalam perasaan ini sehingga tidak ada seorangpun yang tau aku telah menyandarkan perasaanku kepada orang lain disana. Sosok yang mungkin memang disukai banyak orang karena sikap entertainernya. Sosok yang apa adanya. Sosok yang dapat mencairkan suasana.
Mungkin jika ada kursus memendam rasa cinta akan ku ikuti, entah apakah kau akan melakukan hal yang sama jika kau sedang jatuh cinta kepada sesorang :/
Sekali lagi aku takut, takut menerima kenyataan. Takut kalau ternyata aku bukan tulang rusuknya, takut kalau di catatan takdirku tidak ada sedikitpun tercoret namanya. Namun, sudahlah....yang kutau rasa ini maha dahsyat, berbeda sangaat berbeda. Aku hanyaa...akan membiarkan rasa ini mengalir begitu saja, biarlah sesakit apapun dengan cara apapun aku akan berusaha menutup rapat-rapat perasaan aneh yang di sebut cinta itu. :)
Wahai kau...
Entah sampai kapan aku hanya dapat tersenyum lepas saat melihat punggungmu
Entah sampai kapan aku meng-eratkan topeng palsu saat di depanmu
dan Entah sampai kapan ku tutup rapat-rapat perasaan maha dahsyat ini
Wahai kau...
Sesungguhnya bukan bagaimana kau terlihat sangat bersahaja
Bukan bagaimana hebatnya kau di elu-elu kan banyak orang
dan Bukan bagaimana paras mu membuatku tertarik
Tapi,
Keributanmu, betapa urakannya kelakuanmu
dan entah, hal yang membuat orang lain terusik lah yang ku rasa istimewa darimu
Mungkin suatu saat nanti kau akan tau perasaanku padamu
dan Mungkin suatu saat nanti pula hatiku akan kembali sakit
Tapi biarlah, biar aku merasakan sakit
Setidaknya aku bangga dapat merasakan cinta
Bukankah itu bagian dari indahnya cinta?
dan Bukankah tulang rusuk itu tidak akan tertukar?
Meski bukan kamu, aku yakin ada siluet lain yang menungguku untuk memenuhi rusuknya
:)
11.10.11
saat pandanganku ada pada ruang berkaryamu
-dan ingatkan aku pernah merasakan ini-