Sabtu, 03 November 2012

Facebook Stories

Visi nya harus menjadi Agen(....) terBAIK :3

Agen Muslim terBAIK
Agen Teman main terBAIK
Agen Teman hidup terBAIK
Agen Pembelajar terBAIK 
Agen Bumi terBAIK

jadi Semua Agen terBAIIKKK pokoknyaaaa :D

-------------November,3 2012 at 7.36 am-------------------------

Suatu saat nanti, akan berlayar menggunakan Kapal Pesiar dari Indonesia. Kemudian turun di Eropa, tour keliling Eropa dan singgah sejenak di Jerman. Lalu ke Mesir- Saudi Arabia- Palestine dan Negara sejarah Islam lainnya

Akan mencari ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya sebelum akhirnya pulang ke Indonesia. Singgah di pedalaman, di Indonesia perbatasan. Meluapkan pengalaman dan segala cerita kepada anak-anak di pedalaman sana. Akan menancapkan mimpi dan semangat kepada mereka untuk berjaya! Berjaya untuk mengharumkan dan membanggakan Indonesia!!

Suatu saat nanti (semoga).... ^u^

-------------November 2, 2012 at. 3.15 pm------------------

bagian favorit dari PerahuKertas 'Movie' itu pas di pantai Remi ngelepas Kuggy!!!
hwaaaaa.... the happiness of love is when you let your love happy thougt with another love #halahh

*cubitcubit layar bioskop* :')

---------------October 9, 2012 at 2.17 pm---------------------------

ketika yakin dan percaya bahwa hanya Allah lah Maha Pembolak balik hati, Maha Adil dan yakin bahwa tidak akan pernah sedikitpun Allah lupa menuliskan nama di Lauhul Mahfudz kita.
Maka tidak akan sedikitpun khawatir siapa sang jodoh itu dan kapan datangnya.

Tugas ku bukan mencari, tapi mensholehahkan diriku. Menjadi pribadi yang semakin baik :)

---------------------October 5, 2012 at 10.03 am-------------------------

tiket ke surga itu murah (puasa, sholat, sedekah-ikhlas ect.)
dan tiket ke neraka itu mahal :\ (drugs, clubbing,judi ect.)

#fiqihhariini :D

--------------------July 26, 2012 at 2.40 pm------------------------------

ketika mencintai karena paras maka itu namanya nafsu,
ketika mencintai karena harta maka itu namanya matre,
ketika mencintai tidak tau karena apa mungkin itu 'Cinta'

ahihihi xD

--------------------Desember 11, 2011 at 3.27 pm-----------------------

ga bakal deh seorang ibu tega liat anaknya kesakitan...... ♥

----------------------July 8, 2012 at 6.25 pm-----------------------------


Daaann... beberapa diatas adalah kutipan most Favorite Facebook status terhitung mulai dari pertamakali punya Facebook sampai diterbitkannya tulisan Blog ini :D
#gabanget :p

Minggu, 07 Oktober 2012

Berbagi Kuliah Ekoper (part.1)


1.   Beberapa catatan dibawah ini adalah parameter pengukuran perairan (biasanya dilakukan di Muara atau Pantai) :

2.       Debit air
Debit air adalah parameter fisika yang dipengaruhi oleh arus dan badan air (kedalaman dan lebar melintang). Debit juga menjadi ciri pembeda ekosisitem perairan tawar

3.       Suhu
Pengukuran suhu umumnya dilakukan dengan thermometer. Cara lain adalah dengan menggunakan DO meter, SCT-meter atau aquamete test. Untuk pengukuran suhu dengan aquamate test, prosedurnya tidak bebrbeda dengan pengukuran oksigen, pH dan kecerahan. Untuk pengkalibrasian, maka putaran switch “temp” lalu tekan “Temp Cal” pada bagian sebelah kiri badan, aturlah knop kalibrasi Temp hingga menunjukkan angka 25oC (skala merah) (Gufran, M 2007)
Temperature disuatu ekosistem air berfluktuasi baik harian maupun tahunan fluktuasinya terutama mengikuti pola temperature udara lingkkungan sekitarnya. (Ternala, Ign 2000)
Daerah hulu mempunyai temperature tahunan yang relative paling konstan dan juga lebih dingin. Hal ini dapat dimengerti mengingat bahwa pada muara belum banyak terjadi kontak dengan udara sehingga menyebabkan temperature air tersebut akan relative konstan dan rendah (Ternala Ign, 2000)

4.       Kecerahan
Kecerahan adalah sebagian cahaya yang diteruskan ke dalam air dan dinyatakan dengan persen (%), dari beberapa panjang gelombang di daerah spectrum yang terlihat cahaya yang melalui lapisan sekitar satu meter, jatuh agak lurus pada permukaan air. Kemampuan cahaya matahari untuk menembus sampai ke dasar perairan dipengaruhi oleh kekeruhan (turbidity) air. Kekeruhan dipengaruhi oleh: (1) benda-benda halus yang disuspensikan, seperti lumpur dan sebagainya, (2) adanya jasad-jasad renik (plankton), dan (3) warna air.
Kekeruhan yang baik adalah kekeruhan yang disebabkan oleh plankton. Bila kekeruhan disebabkan oleh plankton, maka kekeruhan mencerminkanjumlah individu plankton yaitu jasad renik yang melayang dan selalu mengikuti gerak air (Gufran M, 2007)

5.       Kedalaman
Kedalaman adalah parameter fisika yang mendasar dan berpengaruh padaaspek lainnya. Dengan meningkatnya kedalaman air menyebabkan penurunannilai p atau tekanan parsial

6.       Kecepatan arus
Arus adalah factor yang mempunyai peranan yang sangat penting baik perairan lotik maupun pada perairan lentik. Hal ini berhubungan dengan penyebaran organisma, gas-gas terlarut dan mineral yang terdapat di dalam air. Arus pada daerah lotik umumnya bersifat turbulen, yaitu arus air yang bergerak ke segala arah sehingga air akan terdistribusi ke suluruh bagian dari perairan tersebut. Selain itu dikenal arus laminar, yaitu arus air yang bergerak ke satu arah tertentu saja.
Arus terutama berfungsi dalam pengangkutan energi panas dan substansi yang terdapat di dalam air. Pada perairan lentik yang umumnya relative dalam akan terjadi arus vertical yaitu pergerakan air dari pemukaan dasar ke sebaliknya. Pada perairan lentik arus dipengaruhi oleh kekuatan angina (Ternala Ign, 2000)

-didapat dari file yang terkapar di laptop- :D
semoga bermanfaat ;)

Rabu, 13 Juni 2012

Judulnya: KANGEN (jadi) GALAU

"Aku tak mudah untuk mencintai
Aku tak mudah mengaku ku cinta
Aku tak mudah mengatakan, aku jatuh cinta"


Haha lagu galau yang super galau!!
Kalau saja aku tau bagaimana pertama kali aku jatuh cinta, bagaimana perasaanku yang tadinya kaku dilumerkan begitu saja, aku akan melakukan hal itu ke orang yang 'save' buat aku cintai. Hmmm paling tidak mengurangi resiko bunuh diri karena patah hati :p
Kalau saja kamu tau, sekarang ini aku sedang berusaha melupakanmu. Karena aku fikir, kamu terlalu Ter- buat aku. Dan, mungkin aku terlalu terobsesi meraih bintang yang hanya teraih oleh Super Jet. Bahkan aku hanya pesawat kecil yang hanya bisa terbang setinggi bahu bunga sakura.
Kalau saja kamu tau, rasanya tersiksa banget mencoba ngelupain kamu. Rasanya tersiksa banget cuma nunggu SMS dari kamu bahkan aku ga SMS sama sekali. Rasanya tersiksa banget pas tau kamu ternyata sering SMS an sama temen deket aku. Rasanya tersiksa banget di jalan ngelihat kamu aku harus buang muka. Rasanya tersiksa banget temen-temen bilang ada yang deketin aku dan setelah aku tau ternyata bukan kamu. Rasanya tersiksa banget ketawa bareng sama kamu cuma disaat aku terlelap. Rasanya.... sedih.

Kalau aja kamu tau, perasaan ini berat... terlalu berat bahkan jika aku membiarkan rasa ini berlalu dan bertambah tiap per-detiknya. Bahkan lelahku membuatku terbungkuk dan rapuh.
Kalau aja kamu tau. Aku pernah dan masih sayang sama kamu sampai detik ini. Meski banyak orang bilang aku terlalu bego nunggu orang dan sayang orang yang belum tentu kasih respon positif ke aku. 
But, it's OK... itu kan masukan aja dari mereka, boleh diterima boleh juga enggak.
Ehmmm... yang tau aku sakit itu cuma akku sendiri. Begitupun dengan yang tau aku jatuh cinta dan seberapa dalam cinta itu yaaa aku sendiri.

Aku yakin, suatu saat nanti aku akan membuka topeng pangeranku itu. Kamu, atau the other great man :)

Jumat, 08 Juni 2012

My Love just a Beep....

Aku mencintaimu sejak tak mengenalmu hingga kita saling cerita
Aku mencintaimu saat mata kita sempat beradu hingga tawa kita menyatu
Aku mencintaimu sejak mulutku bergembira hingga hatiku gagap gempita
Aku mencintaimu dari nol sampai beribu


Aku mencintaimu, tanpa kata

Rabu, 25 April 2012

Pacaran Sehat itu HARUS!!

Warna-warni hidup itu luar biasa!
Terkadang kita bisa memberikan solusi dan kebahagiaan untuk orang lain. Bahkan bisa membantu kebahagiaan orang lain. Meski kita sendiri sulit menerapkan apa yang pernah kita katakan pada orang lain. Tak ubahnya dengan cerita cinta. Hmmm, cerita cinta lagi. Entahlah, cinta memang tidak ada habisnya. Benar-benar bisa menjadi sesuatu yang global dan bisa dipandang dari sudut manapun.

Hari ini, ada beberapa teman yang bercerita tentang cinta. Sepasang bercerita tentang indahnya cinta, sepasang bercerita tentang sakitnya cinta, dan 2 cinta'ers bercerita tentang galaunya cinta. 
Ya ya ya.... terkadang merasa ga adil aja. Disaat aku bisa memberikan solusi tentang permasalahan percintaan mereka, aku sendiri ga bisa menyelesaikan masalah cintaku. Tidak sulit sebenarnya. Hanya saja, tipikal berfikir dua kali untuk cinta tidak bisa dijauhkan dari diri aku. Masalah karir, oke aku akan memperjuangkan dan berani melakukan segala hal. Tapi untuk masalah cinta.... ummpp it's too hard bung!! Aku cenderung 'pasrah' saja dengan keadaan yang ada. Hahaha. Terkesan tidak Struggle memang, tapi keberanianku belum cukup untuk melawan ketakutan dalam bercinta. Jika dibilang aku trauma... tidak! Malah aku ingin berterimakasih pada masa lalu. Dibilang sibuk, tidak juga! toh aku menyibukkan diri karena memang aku sedang free. Hmm... dan pada akhirnya saya pasrah!

Untuk masalah cintaa... aku memang tidak terlalu ambil pusing. Toh teman-temanku masih mau makan bareng, jalan bareng, nonton bareng... Yang penting kembali ke tujuan awal. Aku mencintai seseorang karena hati aku sudah memilih. Sejujurnya, aku memang tidak 'mewajibkan' seseorang yang aku suka menjadi pacar aku. (Walaupun kadang merasa kesepian juga sih :p). Cuman, terkadang ngerasa ga enak aja. Kenapa pacaran itu harus selalu jalan bareng, selalu makan bareng, ditraktir, surprise dan bla bla bla bla... Hmm... gatau ya, kok rasanya kurang setuju aja kalo pas masa pacaran, cowok bertanggung jawab untuk menyenangkan si cewek dengan cara apapun. Termasuk mengurangi uang jajannya buat ngasih kado ke si cewek, nonton bareng, atau bla bla bla bla.

Cinta ya cinta aja. Kewajiban menafkahi itu ya kalau memang sudah ada ikatan yang jelas dan halal. Kewajiban memberi segala sesuatu itu ya kalo sudah resmi. Banyak orang yang menyalahgunakan arti pacaran. Ga sedikit juga cowok yang mengumbar janji akan setia sampai mati, akan menikahi jika bla bla bla bla... dan pada akhirnya si cewek pun mau memberikan segalanya. Naudzubillah...
Sebenernya cewek juga ga jauh beda sih. Ga sedikit juga cewek yang banyak menuntut. Minta serius lah, ganjen lah, atau merasa memiliki seutuhnya. Hingga mau ga mau si cowok pun ngumbar janji kaya gitu. Hmmm... dua-duanya salah sebenernya. Yaah... balik lagi ke kita lah. Gimana kita memandang arti pacaran, dan pacaran sehat itu seperti apa.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya, dan selalu bisa menjaga Akhlaq kita. Hoho :)

Senin, 26 Maret 2012

Rumahnya Rumah Kisruh

ini isi rumah akuuu... :*
Selama nulis di blog ini aku ga pernah cerita tentang keluarga aku yah? this is it.... ini semua lagi kumpul loohh... ramee kaaann... dan look! i'm look so cuanteeekk (dibandinginnya sama adek aku jangan sama nyokap). Hooo... dan perlu di cam kan saudara-saudara!! the black one! yang paling kanan itu ADEK SAYA! bukan KAKAK!! 
suka bete juga dibilang aku adeknya dia, cuma-gara-gara bener-bener kalah tinggi dan kalah dewasa. Ya secara ya, aku cewek sendiri paling ga aku paling ganjen dan manja(dibanding sama adek aku paling kecil sekalipun). Kadang adek-adek aku malu ngakuin aku sebagai kakaknya yang cuanteekk gara-gara aku lebih sering bikin mereka nahan malu di depan umum *ampuni aku Tuhaann*. Tapi aku sangat bersyukur karena adek aku yang paling kecil kalo malu sama overactive ku cuma senyum aja gegegege lup yu puul yeeenn(the love name for my little brotha)... :*
Oh iya, dan satu lagi yang bikin aku sukhaa sama adek aku paling kecil (oyen) adalaahh... tingginya dia masih jauh dibawah akuuu... bwahahhahahhahahha. Habis ketiga adekku itu cepet banget tingginya! sebel!!

yaahh... kira-kira wajah depan rumah utama kaya gini lah....
it's Harapan Kita L-24 Pharmacy :)
 
kalo ini 2nd home... ga jauh juga kok sama rumah utama :D
it's Animacy Comp.
Aku lebih suka dirumah ini kalo malem sama (bener-bener) pagi doang. Ya kalo siang panas bangeet... :(
rumah ini jauh lebih kecil dari yang lain, tapi (kayaknya) jauh lebih banyak tumbuhannya daripada yang lain #GaPenting xD dan halamannya pun lebih gede dari yang lain. Jadi bisa buat alternative parkir mobil disini :D

 

Minggu, 18 Maret 2012

RAHASIA

aku mencintaimu walau aku tak beritahumu
jadi semenjak dulu cinta itu telah lama lahir
sajak dan bait begitu mengalir
tuntun penaku menulis tentangmu

kini rahasia semakin tak kuat
aku menyimpannya terlebih ada kamu
rahasia terdalam di hatiku
yang kan aku bilang bila tiba waktunya

aku mencintaimu walau aku tak beritahumu
sajak dan bait begitu mengalir
tuntun penaku menulis tentangmu

kini rahasia semakin tak kuat
aku menyimpannya terlebih ada kamu
rahasia terdalam di hatiku
yang kan aku bilang bila tiba waktunya

rahasia semakin tak kuat
aku menyimpannya terlebih ada kamu
rahasia terdalam di hatiku
yang kan aku bilang bila tiba waktunya
rahasia terdalam di hatiku
yang kan aku bilang bila tiba waktunya
yang kan aku bilang bila tiba waktunya
bila tiba waktunya

-lyrics Rahasia (Vania Larissa)-
 
suatu saat nanti kamu akan tau kok, gimana perasaan itu datang dan memilihmu yang apa adanya. Dan jika rasa itu hanya sebuah rasa yang berakhir sebagai cerita cinta, setidaknnya kau pernah membuatku panas dingin hihihi :p
 

Senin, 13 Februari 2012

1+1 = 1000 :D

Bismillah... semoga tidak terkesan menggurui hehe

Pada dasarnya, prinsip hidup saya adalah 'Life's a feed back'! memberilah jika kau ingin menerima!!
Namun, apa yang kita beri terkadang tidak sama dengan apa yang kita terima. Jarang sekali (secara kasap mata maksud saya). Apabila kita memberi 1000 maka kita akan menerima 1000. Seringkali yang kita terima itu separuhnya, seperempatnya, seujung kukunya bahkan? Entahlah...
Islam mengajarkan kita untuk saling memberi. Ekonomi mengajarkan kita untuk saling berbagi, karena kita tidak hidup sendiri. Bayangkan saja apabila semua manusia egois. Merasa dirinya dapat melakukan segalanya seorang diri. Merasa dirinya akan hidup tentram, aman, sejahtera, sentaosa. Maka Hawa tak kan pernah tercipta. Maka teknologi tak akan pernah lahir. Maka sejarah tak akan pernah bergulir.

Hidup adalah sebuah jaket rajutan musism dingin. Terdiri dari pintai-an benag wol yang saling berkaitan, saling bergandengan. Sehingga apabila gandengan itu erat, maka akan menghasilkan sweater musim dingin yang sangat hangat. Masing-masing dari benang-benang tersebut saling membutuhkan. Bukan hanya memberi ataupun menerima. (mungkin perumpamaan saya kurang tepat. Hah biarlah! selagi anda tetap terpesona dengan kata-kata saya...hahaha)
Begitulah kita. Tidak melulu memberi dan tidak selalu menerima. Seringkali kita mengeluh karena merasa kita selalu saja memberi, selalu saja berusaha namun hasilnya (dianggap) NIHIL! mengapa 'dianggap'? Sesungguhnya apa yang kita lakukan tidak ada yang sia-sia. Sekeji sekalipun hal yang kita lakukan pasti ada 'feed back' nya. Hanya saja apa yang kita harapkan terlalu tinggi atau terlalu muluk. Sedangkan hati kita tidak disandarkan pada keikhlasan dan mindset bahwa Apapun itu, dan Bagaimanapun itu semuanya hanya Alloh yang berhak menentukan. Alloh yang berhak 'mengetuk palu-Nya' apakah hal tersebut layak dan cocok untuk kita atau tidak.

Hari ini ada beberapa teman share dengan saya terkait ketidakpuasan apa yang telah diberi dan kekecewa'an pada masa lalu. Terkadang saya merasa menyepelekan masalah orang lain karena toh saya merasakan yang lebih pahit(mungkin). Memang, banyak orang berkata 'Bermimpilah, bermimpilah sebesar yang kau inginkan' tidak salah memang. Namun, bagaimana kita dapat mewujudkan mimpi yang kita inginkan jika kita tidak membantu mewujudkan mimpi yang orang lain inginkan. Padahal pada dasarnya mimpi yang kita inginkan merupakan sesuatu dari Tuhan yang diberikan melalui perantara manusia. Dan apabila kita terlalu saklek pada apa yang kita inginkan tanpa memberi apa yang orang lain inginkan. Ya sudah... Tidak akan ada mimpi yang terwujud. Kecuali mimpi yang tidak membutuhkan sesuatu yang real.

Jumat, 20 Januari 2012

Ikan Keren Albumin Tinggi :D

Produk ekstrak gabus berguna membantu meningkatkan kesehatan serta mempercepat kesembuhan dan pemulihan penderita: kekurangan albumin, protein, haemoglobin, zat besi, penyakit stroke, diabetes mellitus, kanker, lupus, parkinson, jantung, penyakit hati, ginjal, asma, pasca operasi, lanjut usia, dan lain-lain.


Gabus Selayang Pandang
Ikan gabus dikenal dengan beberapa nama lain, misalnya: haruan, kocolan, bogo, licingan, kutuk/ kotes (Jawa), common snakehead (Inggris), dan Ophiocephalus striatus (Latin). Ikan ini termasuk dalam golongan ordo Labyrinthici, dengan ciri khas pada kepalanya terdapat rongga-rongga guna menyimpan persediaan udara untuk pernafasan sehingga dapat hidup di air dengan kadar oksigen yang rendah. Bersifat karnivora, gabus adalah pemakan hewan-hewan lain yang lebih kecil seperti cacing, anak ikan, udang, ketam dll.




Bentuk ikan gabus kepalanya
menyerupai ular, badannya hampir
bulat, panjang, dan makin ke belakang makin menjadi gepeng, punggungnya cembung dan perutnya rata. Panjang tubuhnya dapat mencapai 100 cm, dan hidupnya di muara-muara sungai dan danau-danau.

Ikan Gabus Untuk Program Kemanusiaan
Adalah Florentinus Nurtitus, S.Si.T, seorang ahli gizi (dietician) di Rumah Sakit Elizabeth Semarang, yang berhasil memproduksi dan memasarkan ekstrak ikan gabus sebagai suplemen makanan tambahan bergizi tinggi di Kota Semarang. Meskipun bukan pionir untuk penemuan ini, namun tekadnya yang kuat untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi ikan patut diacungi jempol.

Awalnya Florentinus tidak berminat, namun dokter rekan sekerjanya terus mendesaknya
untuk menemukan sejenis makanan tambahan dengan harga murah dan mudah didapat. Rekan kerjanya menegaskan bahwa makanan tambahan ini sangat penting untuk kemanusiaan. Sebagai contoh, ketika kadar albumin seseorang rendah dan memerlukan penanganan medis di rumah sakit, maka akan diperlukan sedikitnya 6 pak infus albumin dengan harga sekitar Rp. 1.500.000,dan ini dinilai memberatkan pasien. Bandingkan dengan produk serupa yaitu Sari Mina yang hanya Rp.55.000 perpak dengan kemasan 50 cc,yang setara dengan 1 pak infus. Jika
diperlukan 6 pak berarti hanya Rp.
330.000.

Fenomena ikan gabus bermula dari penelitian khusus oleh Prof Dr. In Eddy Suprayitno MS, Guru Besar Ilmu Biokimia Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya tahun 2003, dengan judul'Albumin Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) sebagai Makanan Fungsional Mengatasi Permasalahan Gizi Masa Depan". Penelitian tersebut membahas tentang gangguan sintesis albumin yang biasanya terjadi pada pengidap penyakit hati kronis, ginjal serta kekurangan gizi. Lebih lanjut, Dr. Eddy Suprayitno bekerjasama dengan dokter bedah digestif melakukan perbandingan antara Human Serum Albumin (HSA) yang harganya sangat mahal dengan Fish Albumin Ikan Gabus yang berharga jauh lebih murah. Terbukti suplemen ikan gabus dapat mempercepat penyembuhan luka hingga 30% (dari rerata 10 hari menjadi 7 hari).


Dalam penelitiannya, Dr. Eddy Suprayitno menjelaskan bahwa kandungan protein ikan gabus cukup tinggi bila dibandingkan ikan yang lain yaitu 25,2 g / 100 g daging ikan gabus segar. Ikan gabus juga mengandung 6,2 % albumin dan 0,001741% Zn dengan asam amino esensial yaitu treonin, valin, metionin, isoleusin, leusin, fenilalanin, lisin, histidin, dan arginin serta asam amino non esensial seperti asam aspartat, serin, asam glutamat, glisin, alanin, sistein, tiroksin, hidroksilisin, amonia, hidroksiprolin, dan prolin.

Penelitian manfaat ikan gabus untuk mempercepat perbaikan status gizi juga dilakukan oleh Dr.dr. Sri Adiningsih,MS,MCN, akademisi dari Universitas Airlangga dan Prof DR. dr Nurpudji A. Taslim, MPH, SpGK, ahli gizi dari Universitas Hasanudin. Untuk meningkatkan asas kepraktisan pengkonsumsian ikan gabus, Dr. Nurpudji bahkan telah mengembangkan supplemen tersebut dalam bentuk kapsul.


Sari Mina, Ekstrak Ikan Gabus Bentuk Cair
Sari Mina adalah produk olahan ikan gabus dalam bentuk ekstrak filtrasi beku yang telah diproduksi dengan sistem tertentu sehingga nilai gizinya sama dalam setiap kemasannya. Sari Mina dipasarkan dalam ukuran 5o cc /bungkus yang dikemas dalam kantung plastik dan disimpan dalam kondisi beku (< -10 derajat celcius) agar tahan lama dan dalam kondisi stabil (maksimal 3 bulan sejak diproduksi). Produk tersebut telah banyak digunakan pasien rawat inap maupun rawat jalan sejak awal tahun 2004 di RS Elisabeth Semarang.


Produk ekstrak gabus berguna membantu meningkatkan kesehatan serta mempercepat kesembuhan dan pemulihan penderita: kekurangan albumin, protein, haemoglobin, zat besi, penyakit stroke, diabetes mellitus, kanker, lupus, parkinson, jantung, penyakit hati, ginjal, asma, pasca operasi, lanjut usia, dan lain-lain.
Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan adalah 100 - 150cc per hari atau 2 - 3 bungkus (@ 5occ) per hari, dapat diminum langsung setelah ditiriskan dengan cara kemasan direndam dalam air hangat (tidak panas) pada waktu pagi dan sore, atau tergantung kebutuhan. Apabila Sari Mina digunakan untuk menjaga kondisi tubuh maka dosis bisa diatur antara 1-2 kali per hari saja atau cukup 1-2 bungkus (@ 5o cc) per harinya. Menurut Florentinus, kandungan albumin 1 pak kemasan Sari Mina setara dengan 20 butir putih telur.


Filtrat Sari Mina bisa langsung
diminum bagi pasien yang sadar atau
bisa dicampurkan ke dalam makanan lewat pipa (sonde) bila kondisi pasien sangat lemah sehingga tidak mampu makan atau kesulitan menelan atau
dalam kondisi tidak sadar. Apabila albumin pasien di dalam darah terlalu rendah dan diinstruksikan oleh dokter untuk ditambahkan albumin melalui pembuluh darah/infus maka pemberian/konsumsi Sari Mina bisa dihentikan dahulu dan apabila pemberian albumin telah selesai maka pemberian/konsumsi Sari Mina bisa dilanjutkan. Pemberian Sari Mina bisa juga tetap dijalankan walaupun ditambahkan albumin melalui infus dengan mempertimbangkan asupan total protein yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi serta penyakit.


Gabus Tangkap Kandungan Proteinnya Lebih Tinggi
Ikan gabus yang diolah oleh Florentinus bukan dari sembarang tempat, ia hanya mengambil ikan dari perairan Rawa Pening Semarang. Pertimbangannya karena airnya tenang, luas dan masih alamiah. Menurut Florentinus, ikan gabus yang hidup dengan karakter air seperti ini mempunyai kadar protein yang lebih tinggi dibanding tempat lain. Sementara menurut penelitian Prof Dr. Eddy Suprayitno, kandungan albumin ikan gabus air payau lebih tinggi, 4,76 % dibanding gabus air danau yaitu o,8 %. Selain itu, gabus jantan kadar albuminnya 6,7 %, lebih rendah dibanding betina yang mencapai 8,2 %.


Ikan gabus yang akan diolah sebaiknya berukuran 1 kg atau lebih, karena jika beratnya belum mencapai 1 kg maka dari segi produksi kurang optimal karena kadar protein yang dihasilkan dari ikan yang beratnya di bawah 1 kg lebih rendah. Kadar
protein yang diperoleh dari 1 ekor gabus ukuran 1 kg, masih lebih tinggi daripada yang diperoleh dari 2 ekor ukuran 500 gram. Dalam satu kali produksi (biasanya 2 minggu sekali) dibutuhkan 70-100 kg ikan gabus, dan 1 kg ikan akan menghasilkan 170-200 cc ekstrak ikan gabus. Dalam melakukan proses produksinya, Florentinus dibantu oleh 6 orang pegawai.

Ketika awal-awal produksi, ekstrak gabusnya masih berbau sangat amis dan dikhawatirkan belum dapat diterima oleh setiap orang. Atas saran dari istrinya, maka Florentinus menambahkan esen aroma jeruk wangi pada ekstrak ikan gabusnya agar baunya tidak terlalu menyengat dan lebih dapat diterima oleh banyak orang.
Mengingat karakter ikan gabus yang cenderung cepat busuk dibanding dengan ikan lain karena kadar proteinnya yang sangat tinggi, maka ikan yang datang harus segera diolah. Permasalahan saat ini adalah ukuran pasokan ikan yang didapat seringkali kurang dari 1 kg. Namun Florentinus enggan mengambil gabus dari hasil budidaya atau gabus laut, karena gabus liar di perairan umum dinilai mempunyai kandungan protein paling tinggi.

Proses pembuatan ekstrak gabus Sari Mina :
1. Cuci dan bersihkan.
2. Sayat secara vertikal di sepanjang punggung dan seluruh badannya
3. Kukus ikan hingga minyaknya keluar.
4. Tampung minyak yang keluar dan takar sesuai ukuran
5. Tuang ke dalam kemasan plastik dan masukkan kedalam mesin pembeku.

sumber : Warta Pasar Ikan, Ditjen P2HP DKP, 2009. dari http://hobiikan.blogspot.com

Minggu, 15 Januari 2012

Dampak Buruk Akibat Ambisi Terhadap Kekuasaan


1. Terhadap Pribadi Aktivis
Terhadap Pribadi Aktivis
Orang-orang yang terlalu berambisi terhadap kepemimpinan dan mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin, pada umumnya memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat berebihan, sekaligus menyepelekan peran orang lain, serta bantuan dan pertolongan Allah. Padahal telah menjadisunatullah bahwasanya Allah Ta'ala tidak akan memberikan bantuan dan pertolongan kepada para hamba-Nya yang bersikap semacam itu.
Menjerumuskan Diri Sendiri ke Dalam Fitnah dan Murka Allah
Orang yang menginginkan kekuasaan dan jabatan diumpamakan sebagai orang yang tengah meletakkan dirinya pada tempat berhembusnya angin fitnah. Orang yang dalam melaksanakan kekuasaannya tidak tidak mendapat pertolongan dan bimbingan Allah,maka mudah baginya berlaku zalim dan bertindak sewenang-wenang. Jika dia berbuat seperti itu, maka berarti dia mengundang murka Allah Ta'ala.
Alangkah indah gambaran yang disampaikan oleh Rasulullahshallahu alaihi wassalam mengenai hal itu. Sabda beliau:
"Sungguh kalian akan berambisi kepada kekuasaan. Hal itu kelak akan menjadi penyesalan pada hari kiamat. Baik sekali wanita yang menyusui anaknya dan buruk sekali wanita yang menyapih anaknya".
Berlipatgandanya Dosa dan Tanggungan
Seorang pemimpin pada dasarnya adalah seorang penutan. Oleh karena itu, semua tingkah lakunya, yang baik maupun yang buruk, kelak akan ditiru oleh para pengikutnya. Jika tingkah lakunya buruk ditiru, maka secara tidak sadar dia ikut menjerumuskan orang lain ke dalam lembah dosa. Di akhirat nanti, selain menanggung dosa pribadinya, dia juga akan menanggung dosa orang-orang yang mengikutinya itu. Maha benar Allah dalam firman-Nya:
لِيَحْمِلُواْ أَوْزَارَهُمْ كَامِلَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَمِنْ أَوْزَارِ الَّذِينَ يُضِلُّونَهُم بِغَيْرِ عِلْمٍ أَلاَ سَاء مَا يَزِرُونَ ﴿٢٥﴾
"(Hal demikian), menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuhnya pada hari kiamat, dan sebagian dosa-dosa oang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikit pun (bahwa mereka disesatkan). (QS. An-Nahl [16] : 25)
Sabda Rasulullah shallahu alaihi wassalam:
"Barangsiapa yang menciptakan kebiasaan buruk dalam Islam, maka ia akan menanggung dosanya berikut dosa orang yang mengerjakan setelahnya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikitipun."(HR. Muslim)
Terjadinya Peperangan dan Pengusiran atau Eksodus
Ambisi terhadap kekuasaandan jabatan dapat mengakibatkan kudeta, pertikaian, dan peperangan atau pengusiran (eksodus), yaitu berpindahnya rakyat secara besar-besaran dari kampung halaman atau negeri mereka.
Terhadap Amal Islami
Salah satu dampak buruk dari ambisi kekuasaan dan jabatan terhadap amal Islami yaitu akan semakin beratnya beban dan bertambah panjangnya perjalanan dakwah yang dilakukan, karena suatu amal Islami tidak mungkin berjalan dengan baik, jika para pemimpinnya bersikap ambisius atau ingin selalu menjadi pemimpin, sehingga amal Islami akan mudah dilanda kegagalan dan terhalangdari pertolongan Allah.
Firman-Nya:
إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ ﴿٤٠﴾
"Sesungguhnya Allah akan menolong orang yang menolong (agama) Nya."(QS. al-Hajj [22] : 40)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ ﴿٧﴾
"Wahai orang-orang yang beriman jika kalian menolong (agama) Allah niscaya Dia akan menolong kalian dan meneguhkan pendirian kalian". (QS. Muhammad [47] : 7)
Para pendahulu umat ini -radhiallahu 'anhum- telah mengantisipasi hal itu sejak dahulu. Jika mereka mengalami keterlambatan dalam memperoleh kemenangan di medan juang, maka mereka akan segera melakukan instrospeksi diri, jangan-jangan penyebab keterlambatan datangnya pertolongan Allah itu akibat oleh sikap cinta dunia.
Kemudian mereka segera bertobat dan kembali kepada Allah. Setelah itu kemenangan pun segera mereka peroleh.
Kisah dibawah ini merupakan gambaran yang jelas mengenai hal itu.
Ketika pasukan yang dipimpin oleh Amr Ibnul Ash terhambat membebaskan negeri Mesir dari kaum kafir, maka ia mengirimkan pasukan tambahan. Khalifah Umar kemudian mengirimkan pasukan tambahan. Khalifah Umar ibnul Khaththab kemudian mengirimkan pasukan tambahan sebanyak empat ribu orang. Jadi selulruh pasukan berjumlah delapan ribu orang. Setiap seribu orang dipimpin seorang komandan.
Khalifah Umar menulis surat kepada Amru ibnul Ash, "Saya mengirim pasukan tambahan dengan komandan yang nilainya sama dengan seribu orang. Mereka itu adalah az-Zubair ibnul Awwam, Miqdaad ibnul Amru, Ibaadah ibnush-Shamit, dan Maslamah bin Mukhallad. Ketahuilah wahai Amru ibnul Ash, engkau saat ini berserta dua belas ribu pasukan. Jumlah yang tidak mungkindapat dikalahkan oleh musuh karena alasan sedikit".
Akan tetapi, ketika bala bantuan itu sampai, kemenangan tak jua kunjung datang. Oleh karena itu, Khalifah Umar mengirimkan sepucuk surat kepada panglima perang Amru ibunul Ash. Bunyi surat itu sebagai berikut :
"Amma ba'du."
"Aku heran akan kelambatanmu merebut negeri Mesir. Padahal, kalian telah berperang dalam waktu lama. Semua itu tidak terjadi, kecuali karena perbuatan kalian sendiri, dan kecintaan kalian kepada dunia seperti kecintaan musuhmu kepadanya. Allah Ta'ala tidak akan menolong suatu kaum, kecuali karena kebenaran niat mereka. Sebelum ini aku telah memberitahukan bahwa satu orang dari mereka itu sama nilainya dengan seribu orang sejauh aku ketahui, kecuali jika mereka telah berubah dengan sesuatu yang menjadikan kalian berubah."
"Jika surat ini telah sampai di tanganmu, maka bicaralah di hadapan pasukanmu dan semangatkanlah mereka untuk perang melawan musuh. Doronglah mereka agar tetap bersabara dan menjaga kebersihan niat. Yakinlah mereka dengan empat orang tadi, dan perintahkanlah mereka semuanya agar serentak dalam bertempur sepreti satu orang. Hendaklah kalian melakukan serbuan sesudah siang hari Jum'at, karena saat itu merupakan waktu turunnya rahmat dan waktu dikabulkannya doa. Hendaklah mereka memohon kepada Allah agar memperoleh kemenangan atas musuh mereka". Wallahu'alam.

dikutip dari www.eramuslim.com

Menikmati dan Mensyukuri Rasa Sakit

Dua orang akhwat sedang terlibat perbincangan. Salah seorang diantaranya mengeluhkan kondisinya yang merasa sangat lelah baik secara fisik maupun emosi.  Ia menatap sahabatnya sejenak, lalu mengalihkan matanya ke langit-langit kamar, lalu bertanya, "Pernahkah engkau merasa mati rasa?" Sahabatnya menjawab, "Ya, beberapa kali."

Lalu sahabatnya itu bertanya, "Apakah kamu senang merasakan kondisi seperti itu?"  Akhwat yang mengeluh lelah tadi menjawab, "Tentu saja tidak."  Sahabatnya pun berkata, "Jadi kelalahan atau sakit itu lebih enak kan?"

Perkataan itu membuat akhwat satunya lagi berpikir. "Maksudmu, gejala semacam ini normal? Apakah saya harus menerima rasa sakit sebagai bagian dari hidup saya?" tanyanya.

Sahabat akhwat itu menjawab lagi, "Ya, tentu saja. Tapi, jangan fokus pada lelah dan rasa sakit itu. Masih banyak rasa dan sensasi yang lain, tapi kadang kita mengabaikannya dan hanya memberikan perhatian yang berlebihan pada hal-hal yang menyakitkan atau mungkin menakutkan."

Sebagai manusia biasa, kita semua pasti pernah mengalami apa yang digambarkan dalam ilustrasi diatas. Pada satu titik dalam kehidupan ini, kita merasakan kebosanan yang amat sangat, merasa lelah hati dan pikiran yang membuat tubuh menjadi terasa sakit dan emosi jadi labil.

Cara orang menghadapi situasi ini pun berbeda-beda. Sebagian orang ada yang terlalu memikirkan rasa sakit atau lelah yang dialaminya. Tapi ada juga yang mencoba melawannya dan menolak terperangkap dalam situasi yang hanya akan membuat jiwa dan pikirannya bertambah suram. Orang tipe kedua, akan segera mencari jalan keluar dan mencoba mencari keseimbangan bagi fisik dan emosinya. Misalnya, dengan menekuni kembali hobi lamanya, bersilaturahim ke rumah kerabat atau sahabat, melakukan olahraga yang digemarinya, membaca buku, membaca Quran atau mendengarkan lagu-lagu nasyid favorit mereka.

Seorang teman pernah mengatakan, merasa lelah fisik atau mental itu hal yang biasa dialami setiap manusia. "Kita harus mampu menerimanya, bukan melawannya sekuat tenaga. Menerima bukan berarti kita tenggelam dalam situasi kelelahan itu, tapi berusaha mencari keseimbangan dan menetralisirnya," kata teman saya itu ketika suatu hari secara tak sengaja sedang mendengarkan curhat seorang teman yang merasa dirinya mentok kanan kiri yang membuat fisik dan mentalnya "down".

Teman itu memang bukan seorang psikiater yang memahami masalah-masalah kejiwaan secara mendalam. Tapi, diantara kami, ia adalah sosok orang yang penyabar, bijak dan selalu mampu memberikan nasehat atau semangat. 

Rasa sakit bisa menjadi pertanda ada yang salah dalam tubuh kita, tapi bisa juga karena pengaruh dari pikiran kita yang tidak seimbang. Kita cenderung terfokus pada rasa sakit itu saja, dan kadang lupa bahwa ada Allah Swt. tempat kita meminta pertolongan saat kita berada pada saat-saat yang tersulit sekalipun. Bukankah dalam Al-Quran disebutkan,"Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan,"(QS. Al-Insyirah : 6).

Dalam kehidupan, setiap manusia pasti akan mengalami hal-hal negatif dan tentu saja hal-hal positif. Tapi semua itu datangnya dari Allah Swt. untuk sesuatu yang lebih baik. Seperti juga kesenangan dan kesusahan, dua-duanya sebenarnya ada ujian yang diberikan Allah Swt. bagi umat manusia agar selalu mengingat-Nya, baik dalam kondisi senang maupun susah.

"Bahkan kematian mengandung hal yang positif. Bunga dan pohon yang tumbuh di atas sebuah makam, tidak ada yang sia-sia," kata teman yang dikenal bijak tadi.

"Kematian memang menyebabkan rasa kehilangan dan kesedihan yang mendalam. Tapi kesedihan itu membuat hati kita menjadi lembut. Bahkan lebih lembut dibandinkan ketika kita mendapatkan kebahagiaan. Kebahagiaan kadang justru membuat hati orang keras, senang terlalu berlebihan dan kadang membuat hati kita jadi tidak peka," sambungnya.

Manusia hidup dalam dunianya sendiri dalam hal bagaimana ia memandang suatu hal, merespon, membuat keputusan atau bermimpi akan sesuatu yang diinginkannya. Bagaimana hasil yang kita dapat, tergantung pada keputusan yang kita buat, niat awal dan upaya yang dilakukan untuk mendapatkan yang terbaik.

Pada saat kita merasakan sakit, kadang kita merasa menjadi orang yang paling menderita, tanpa menyadari bahwa bisa jadi masih ada orang lain yang kondisinya lebih buruk dari apa yang kita alami sekarang. Rasa sakit, entah itu fisik maupun mental, sejatinya akan mengasah kepekaan kita agar bisa ikut merasakan penderitaan orang lain. Lebih dari itu, senantiasa membuat kita bersyukur pada Allah Swt. meski sedang diuji dengan rasa sakit itu.

Hidup tak selamanya berjalan mulus. Allah Swt. menciptakan sesuatu dengan dua sisi. Ada sakit pasti ada obatnya. Ada senang ada sedih. Kadang, kita baru bisa menghargai apa itu kejujuran atau kebahagiaan setelah kita mengalami hal yang sebaliknya, mengalami bagaimana rasanya dikhianati orang atau mengalami hal-hal yang membuat kita merasa sangat sedih. Semua itu pada dasarnya mengajarkan kita untuk belajar "survive" di tengah himpitan kesulitan, bahwa semua kesulitan itu pada saatnya akan berakhir dan berubah menjadi hal-hal positif dalam diri kita


dikutip dari eramuslim.com
http://muslimah.eramuslim.com/indexx.php?view=_pernikmuslimah-detail&id=11