Minggu, 07 Oktober 2012

Berbagi Kuliah Ekoper (part.1)


1.   Beberapa catatan dibawah ini adalah parameter pengukuran perairan (biasanya dilakukan di Muara atau Pantai) :

2.       Debit air
Debit air adalah parameter fisika yang dipengaruhi oleh arus dan badan air (kedalaman dan lebar melintang). Debit juga menjadi ciri pembeda ekosisitem perairan tawar

3.       Suhu
Pengukuran suhu umumnya dilakukan dengan thermometer. Cara lain adalah dengan menggunakan DO meter, SCT-meter atau aquamete test. Untuk pengukuran suhu dengan aquamate test, prosedurnya tidak bebrbeda dengan pengukuran oksigen, pH dan kecerahan. Untuk pengkalibrasian, maka putaran switch “temp” lalu tekan “Temp Cal” pada bagian sebelah kiri badan, aturlah knop kalibrasi Temp hingga menunjukkan angka 25oC (skala merah) (Gufran, M 2007)
Temperature disuatu ekosistem air berfluktuasi baik harian maupun tahunan fluktuasinya terutama mengikuti pola temperature udara lingkkungan sekitarnya. (Ternala, Ign 2000)
Daerah hulu mempunyai temperature tahunan yang relative paling konstan dan juga lebih dingin. Hal ini dapat dimengerti mengingat bahwa pada muara belum banyak terjadi kontak dengan udara sehingga menyebabkan temperature air tersebut akan relative konstan dan rendah (Ternala Ign, 2000)

4.       Kecerahan
Kecerahan adalah sebagian cahaya yang diteruskan ke dalam air dan dinyatakan dengan persen (%), dari beberapa panjang gelombang di daerah spectrum yang terlihat cahaya yang melalui lapisan sekitar satu meter, jatuh agak lurus pada permukaan air. Kemampuan cahaya matahari untuk menembus sampai ke dasar perairan dipengaruhi oleh kekeruhan (turbidity) air. Kekeruhan dipengaruhi oleh: (1) benda-benda halus yang disuspensikan, seperti lumpur dan sebagainya, (2) adanya jasad-jasad renik (plankton), dan (3) warna air.
Kekeruhan yang baik adalah kekeruhan yang disebabkan oleh plankton. Bila kekeruhan disebabkan oleh plankton, maka kekeruhan mencerminkanjumlah individu plankton yaitu jasad renik yang melayang dan selalu mengikuti gerak air (Gufran M, 2007)

5.       Kedalaman
Kedalaman adalah parameter fisika yang mendasar dan berpengaruh padaaspek lainnya. Dengan meningkatnya kedalaman air menyebabkan penurunannilai p atau tekanan parsial

6.       Kecepatan arus
Arus adalah factor yang mempunyai peranan yang sangat penting baik perairan lotik maupun pada perairan lentik. Hal ini berhubungan dengan penyebaran organisma, gas-gas terlarut dan mineral yang terdapat di dalam air. Arus pada daerah lotik umumnya bersifat turbulen, yaitu arus air yang bergerak ke segala arah sehingga air akan terdistribusi ke suluruh bagian dari perairan tersebut. Selain itu dikenal arus laminar, yaitu arus air yang bergerak ke satu arah tertentu saja.
Arus terutama berfungsi dalam pengangkutan energi panas dan substansi yang terdapat di dalam air. Pada perairan lentik yang umumnya relative dalam akan terjadi arus vertical yaitu pergerakan air dari pemukaan dasar ke sebaliknya. Pada perairan lentik arus dipengaruhi oleh kekuatan angina (Ternala Ign, 2000)

-didapat dari file yang terkapar di laptop- :D
semoga bermanfaat ;)