1. Beberapa catatan dibawah ini adalah parameter pengukuran perairan (biasanya dilakukan di Muara atau Pantai) :
2. Debit
air
Debit air adalah parameter fisika yang dipengaruhi oleh arus
dan badan air (kedalaman dan lebar
melintang). Debit juga menjadi ciri pembeda ekosisitem perairan
tawar
3. Suhu
Pengukuran suhu umumnya dilakukan dengan thermometer.
Cara lain adalah dengan menggunakan DO meter, SCT-meter atau aquamete test.
Untuk pengukuran suhu dengan aquamate test, prosedurnya tidak bebrbeda dengan
pengukuran oksigen, pH dan kecerahan. Untuk pengkalibrasian, maka putaran
switch “temp” lalu tekan “Temp Cal” pada bagian sebelah kiri badan, aturlah
knop kalibrasi Temp hingga menunjukkan angka 25oC (skala merah)
(Gufran, M 2007)
Temperature disuatu ekosistem air
berfluktuasi baik harian maupun tahunan fluktuasinya terutama mengikuti pola
temperature udara lingkkungan sekitarnya. (Ternala, Ign 2000)
Daerah hulu mempunyai temperature tahunan
yang relative paling konstan dan juga lebih dingin. Hal ini dapat dimengerti
mengingat bahwa pada muara belum banyak terjadi kontak dengan udara sehingga
menyebabkan temperature air tersebut akan relative konstan dan rendah (Ternala
Ign, 2000)
4. Kecerahan
Kecerahan adalah sebagian cahaya yang
diteruskan ke dalam air dan dinyatakan dengan persen (%), dari beberapa panjang
gelombang di daerah spectrum yang terlihat cahaya yang melalui lapisan sekitar
satu meter, jatuh agak lurus pada permukaan air. Kemampuan cahaya matahari
untuk menembus sampai ke dasar perairan dipengaruhi oleh kekeruhan (turbidity)
air. Kekeruhan dipengaruhi oleh: (1) benda-benda halus yang disuspensikan,
seperti lumpur dan sebagainya, (2) adanya jasad-jasad renik (plankton), dan (3)
warna air.
Kekeruhan yang baik adalah kekeruhan yang
disebabkan oleh plankton. Bila kekeruhan disebabkan oleh plankton, maka
kekeruhan mencerminkanjumlah individu plankton yaitu jasad renik yang melayang
dan selalu mengikuti gerak air (Gufran M, 2007)
5. Kedalaman
Kedalaman adalah parameter fisika yang mendasar dan
berpengaruh padaaspek lainnya. Dengan meningkatnya kedalaman air menyebabkan penurunannilai p atau tekanan parsial
6. Kecepatan arus
Arus adalah factor yang mempunyai peranan
yang sangat penting baik perairan lotik
maupun pada perairan lentik. Hal ini
berhubungan dengan penyebaran organisma, gas-gas terlarut dan mineral yang
terdapat di dalam air. Arus pada daerah lotik
umumnya bersifat turbulen, yaitu arus air yang bergerak ke segala arah sehingga
air akan terdistribusi ke suluruh bagian dari perairan tersebut. Selain itu
dikenal arus laminar, yaitu arus air
yang bergerak ke satu arah tertentu saja.
Arus terutama berfungsi dalam pengangkutan
energi panas dan substansi yang terdapat di dalam air. Pada perairan lentik yang umumnya relative dalam akan
terjadi arus vertical yaitu pergerakan air dari pemukaan dasar ke sebaliknya.
Pada perairan lentik arus dipengaruhi
oleh kekuatan angina (Ternala Ign, 2000)
-didapat dari file yang terkapar di laptop- :D
semoga bermanfaat ;)