Hello August,
Ga nyangka ya, udah hampir pisah aja. Padahal pertama kali ketemu kamu pun aku ga inget gimana kronologisnya. Pertama kali senyum didepan kamu. Pertama kali ketawa didepan kamu. Pertama kali nangis didepan kamu. Pertama kali.... :)
Aku tidak akan mengutuki bulan ini karena ini bulan 'perpisahan'. Aku pun tidak akan mematri sekaligus mengenang bulan pertama kali kita bertemu. Atau bulan dimana hati mulai bicara.
Hello August,
Aku pernah berjanji kepada sahabatku bahwa akan ada waktu kata hati terucap. Namun, aku juga pernah berjanji kepada Pencipta cintaku bahwa aku akan menjaga hati. Bukan hanya untuk seorang lain, tapi juga untukmu. Bagaimana menurutmu, janji mana yang harus ku tepati?
Manusia tidak akan bisa berhenti bicara tentang cinta. Begitupun aku. Kita!!
Terlalu berlebihan ketika suatu saat aku mengatakan aku 'mencintaimu sangat'! Namun, suatu kebohongan jika suatu saat aku 'hanya mencintaimu'. Itulah salah satu alasan mengapa kusimpan saja diary ini. Masih kusembunyikan kuncinya. Bukan, bukan ku sembunyikan. Kunci ini aku titipkan pada Pemilik Cinta.
Hanya saja, salah satu kunci gandanya ada padamu.
Belakangan aku terlalu disibukkan dengan memikirkan kenangan apa yang aku aku berikan agar kau tak melupakanku. Beberapa detik yang lalu aku sadar. Tuhan pun tidak memaksakanmu untuk selalu mengingatnya, mengapa aku sebegitu memaksa? Aku terlalu tamak dalam urusan cinta.
Seringkali aku merasa aku telah terlalu lama menyimpan perasaanku untukmu. Hingga terbesit keinginan untuk kau tau seberapa lamanya aku menyimpannya, seberapa besar. Padahal, mungkin Tuhan menciptakan wanita lain yang lebih dalam mencintaimu dan lebih ikhlas. Yah, Aku sangat Tamak dalam urusan Cinta!!
Hai Kamu,
Aku cukup senang dengan kehadiranmu. Aku cukup senang ketika inbox ponselku tercantum namamu. Aku cukup senang ketika kau sekedar mengucapkan 'hati-hati', 'jaga kesehatan' atau 'semangat ya'. Aku cukup senang ketika melihatmu tertawa, bersama teman-temanmu, diantaranya wanita. Meskipun cemburu tapi aku Senang :).
Baik-baik disana ya....
Aku harap kau lebih sering menikmati udara pagi. Walaupun aku tak banyak tau. Tapi semoga udara pagi baik untuk sirkulasi udara pada tubuhmu, pernafasanmu.
Insyaallah, aku masih berdoa untukmu. Terbaik untukmu.
Jangan lelah bercerita, karena aku siap mendengar
Jangan lelah berusaha, karena aku siap memberi semangat
Jangan lelah berdoa, karena aku siap mengingatkan bahwa Allah Maha Pemberi
Selamat malam, semoga Allah selalu menjaga senyummu. Kebahagiaanmu. :)