Rabu, 28 Desember 2011

it's All About YOU

Kamu....
Pertama aku melihatmu...hmmm entah, aku sama sekali tidak ingat. Pertama tau namamu pun aku tidak ingat. Bahkan pertama kali ada getaran saat didekatmu pun...hehe maaf saya lupa :p
Sedikit aku ingat saat dulu belum ada perasaan janggal ini. Kita pernah ada di suatu perjalanan ke luar kota (entah itu ada kamu atau tidak, tapi sepertinya ada kok hehe). Kedua kali yang masih ku ingat, kamu menemani aku mengurus kelangsungan kegiatan yang aku ketuai, selanjutnya..entahlah, toh saat itu tak ada yang special :p

Kamu...
one day, in holiday  you send me a text, you ask me 'how are you?'. Kirain ada sesuatu yang ganjal, ternyata ada udang dibalik sepatu! sial, GR gw =="

Pernah suatu ketika aku menjadi penanggung jawab sebuah kegiatan yang berlangsung 2 hari, dan itu 'ternyata' berhubungan denganmu. secara tidak langsung sih. Saat itu aku sangat takut, karena baru kali pertama aku melihat mu marah dan itu karena aku lalai mengembalikan properti mu. If you know, the second day i was cry in front of your campus. Huaaa....you know how ashamed i am :'(
tapi habis itu kamu datang, and say to me that everything is ok, bukan salah kamu juga kok. Dan dihari itu pertama kalinya aku memegang tanganmu (ga sengaja lhooo...suer)

Kamu....
Kita mulai deket kapan sih? (duh ini aku bayangin kalo kamu baca pasti kamu bakal comment: emang kita pernah deket?) ==" GUBRAAKK....maluuuuuuuuu ><

Di suatu  rangkaian acara PPMB,kita ketemu lagi. Waktu itu aku lihat kamu sering banget duduk deketan sama adek kelas kamu, dan entah aku cemburu :(
saat itu aku berfikir: 'damn! am i love you?' siaalll!!! kenapa harus kamuu!! padahal dulu (when my heart still broke): pokoknya nih ya, aku ga mau suka sama orang satu FPIK! aku ga mau suka sama aktivis/organisatoris!
dan sialnya aku juga bilang: aku pengen seseorang yang bisa bikin aku ngakak puas, yang bisa bikin aku nyaman
oh....semoga bukan bencana :p

Kamu...
Terlihat.... sangat..hehe malu bilangnya :p
Hmmm...sangat charming, pas di suatu acara kamu jadi host dan pake baju warna kesukaan aku. Bukan karena itu warna kesukaan aku sebenernya, tapi..jujur you look so different hehe
dan di acara itu....oh God! aku ga bisa kompromi sama inderaku sendiri. Entah, selalu saja mataku memandangmu dan dalam hitungan mili detik bibirku tersenyum. Ya Allah....andai kamu tau saat itu hatiku berdoa pada Tuhan, jangan sampai kau tau dihatiku mulai terpatri namamu :(
Tapi aku akui, acara itu...sangat special. Karena setidaknya hampir 40 jam aku melihatmu #PLAAKK hehe

kamu...
to be continue yah :D

Senin, 28 November 2011

Saya Hanya Ingin Jadi Diri Sendiri

GAMAUU!!!
meski di suap pake duit milyaran saya anti disuruh setop kepribadian saya dan berpindah ke kepribadian lain!! kecuali disuap pake duit milyaran tambah mobil mewah, tambah rumah megah yang ada area bermain airnya, tambah pulau pribadi plus bonus nick jonas *loh?*
Mau diapain juga tetep enak jadi diri sendiri kok sodara-sodaraa....
Memang, saya tidak memungkiri dulu saya pernah memendam diri saya dan mencoba menjadi orang lain dan bodohnya saya hanya karena satu alasan : ingin diterima dan disukai banyak orang seperti orang yang saya jadikan referensi tersebut. Lama-lama saya khilaf, tobaat...bener-bener tobat, beneran deh!
Saya jadi berfikir, kalo saya mencoba menjadi orang lain dan orang disekitar saya menyukai saya tentu yang mereka sukai kepribadian palsu saya bukan memang menyukai saya.
Sejak saat itu saya mulai semedi, di gunung 3 kaki dengan sedikit tahi lalat di dahi. Hasil per semedian saya itu ternyata menghasilkan sesuatu yang, yaahh..luar biasa lah (merendah untuk meninggi nih) *huachiii* -mendadak pilek- :D
Saya mulai meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya memang harus menjadi diri saya sendiri, bagaimanapun caranya, apapun situasinya, dimanapun saya berada (minumnya teh botol bekas). Dan memang sulit untuk melalui proses yang seperti itu. Saya masih ingat ketika saya mulai lelah menjadi orang lain dan ingin beralih untuk menunjukkan kepada dunia bahwa 'ini loh bella itu ya kaya gini', hal itu sangat sulit. bahkan beberapa teman sedikit menjauhi saya karena mungkin mereka berfikir bella yang saat pertama mereka kenal dengan yang sekarang berbeda, tambah pendek dan tambah pesek (naas nya hidup gue T_T). Tapi saya harus tetap berjuang untuk menunjukkan kepada mereka bahwa 'iya, saya memang seperti ini. tapi yakinlah kawan masih banyak hal istimewa dari saya yang kalian belum ketahui'. Perlahan saya perkenalkan kepada mereka tentang diri saya sebenarnya, tentang ke-kalem an saya hingga ke-binal an saya. Keinginan saya hanya satu : ketika mereka menyayangi saya, saya harap mereka memang menyayangi saya apa adanya, bukan karena topeng saya.

Menjadi diri sendiri itu lebih menyenangkan kawan. Setidaknya hal simple yang dapat saya share ke teman-teman adalah 'tidak perlu terlalu banyak mikir dan menyesal saat melakukan sesuatu'. Terkadang saat kita mencoba menjadi orang lain, maka hati, perkata'an dan perbuatan kita seringkali tidak sinkron dan itu lah yang membuat kita merasa tidak nyaman. Merasa menyesal telah melakukan hal yang baru saja kita lakukan.

Demi Tuhan saya tidak rugi menjadi diri sendiri. Yang saya tahu, sekarang saya lebiih dikenal daripada orang yang dulu pernah menjadi acuan 'plagiat' saya, bahkan terkadang saya yang merasa muak karena dia lah yang seringkali 'copas' gaya ataupun sesuatu dari diri saya dan sejujurnya saya kurang nyaman dengan hal seperti itu. It's OK, saya tidak memungkiri terkadang wanita suka menjadi trendsetter, tapi tidak dipungkiri juga apabila lawan nya terlalu mengcopy-paste hampir semua gerak-gerik saya rasa tidak hanya wanita yang kurang nyaman, mungkin kaum Adam pun merasa kurang nyaman bila ada orang yang terang-terangan ingin menjadi 'kembaran' mendadaknya.

Begini sodara-sodara,
Allah itu menciptakan hitam dan putih, air dan api, benci dan suka, dan tidak bisa dipungkiri juga itu hukum alam. Jadi apa salahnya sih jika memang ada orang yang kurang bahkan tidak suka pada kita? Allah itu Maha Adil kok....meskipun ada orang yang membenci kita tiga per empat mati pun (lebih parah dari setengah mati) pasti, pasti ada orang lain juga yang begitu mencintai kita, begitu menyayangi kita. Tuhan itu Maha Bijaksana kawan, percayalah semua akan indah pada waktunya.
Bertawakkal, Berdoa dan Bersabar. Jika dilakukan dengan ikhlas, insyaAllah Allah akan membalas hal yang setimpal bahkan yang lebih baik lagi. :)

Selasa, 22 November 2011

Jomblo = SIBUK/ HOMO?? :o

Hmmm...he're we go
disini saya mencoba bercerita (bilang aja mau curhat :p) tentang...entah prinsip atau apapun namanya itu. Tentang saya, Tentang kehidupan saya.

Sebelumnya saya ingin mengkonfirmasi. Begini ya sodara-sodara, saya sampai detik ini tidak (emmm belum aja dah) pacaran bukan karena saya 'tidak normal' atau karena saya kurang laku (buset kata satu ini bikin nyesek gw nulisnya). Tapi karena banyak alasan dan banyak pertimbangan yang memaangg yaangg hmmm cukup menyita waktu, perasaan dan kesempatan karena saya harus bolak-balik kecamatan-kelurahan dan berakhir di pengadilan (lah buat KTP apa?)

Serius nih serius, gini alasan simpel nya karena saya belum menggunakan perasaan saya seutuhnya (jadi separuhnya ada di serang, cuilannya ada di pojokan ibu kota). Berawal dari patah hati tentunya, tidak bisa dipungkiri seorang wanita yang malas punya pacar lagi salah satu faktor terbesarnnya adalah karena dia malas untuk sakit hati (lagi). Dari rasa malas itu dan diperkuat oleh referensi beberapa tragedi tragis nan menyesakkan dada dari kejadian kawan sejawad lahirlah dengan selamat pemikiran "hadeehh...males banget pacaran kalo ujung-ujungnya cuma berantem terus putus". Itu salah kecilnya. Nah, saya itu termasuk 'kacung super sibuk se antero kontrakan' kalo misalnya, misalnya nih saya punya pacar apa iya saya pacaran kalau saya lagi terkepar bosan karena memang tidak ada job mengkacung lagi? lha kok mesakke men to pacarku? belum lagi kalo saya menghubungi dia kalo pas bokek dan pengen makan enak #eaaa bersiaplah menderita wahai anak adam. Saya juga tipikal orang yang ingin disukai banyak orang. Gini, i mean saya ingin punya banyak teman dan dekat dengan mereka semua. Ditambah lagi kelakuan saya yang kekanak-kanakan atau lebih tepatnya seperti 'balita autis' (naudzubillaahh....tidak tidak tidaakkk) *tobat*. Hmmm...saya itu tidak suka dilarang, kalau saya fikir hal itu benar. Saya tidak suka sesuatu yang bersifat over formal atau terlalu mengikuti aturan (aturan dibuat untuk dilanggar broo) #PLAAKK :p , saya tidak suka 'terlalu' diatur! kenapa, karena saya adalah tipikal orang yang tidak bisa fokus di satu titik dalam jangka waktu lama, saya cepat jenuh dan saya suka hal baru. Saya suka dengan diri saya yang apa adanya, tanpa ada stempel Dufan #eh stempel 'manusia plagiat' terkutuk! sesuatu berbau plagiat yang saya sukai di dunia ini (mungkin) hanya satu: PLAGIAT LAPORAN!! :D
Dan mungkin yang belum saya temukan sampai saat ini adalah orang, maksud saya sesosok atau bersosok lelaki yang mencintai kekurangan saya, bukan kelebihan saya. Bukan bermaksud ngebet kawin, tapi alangkah indahnya jika kita berbagi hati dengan lelaki yang memang tulus mencintai kita bukan karena kelebihan tapi karena dia mencintai kita apa adanya (uhuukk...keseleg biji salak, ketinggian nih bahasanya) :p

Hmmm...dari sebuah keinginan ingin dicintai secara tulus itulah entah saya memaksakan diri untuk mencintai atau memang ini fitrah dari Tuhan bahwa "bella kamu kudu belajar mencintai, jika tidak kawin saja dengan sapi" (Astaghfirulloohh...*jedug-jedug in kepala*)
Ya, saya sedang jatuh cinta. Dan maaf, maaf saja. Jujur dari dalam warung bubur yang sedikit ancur, sedikitpun saya tidak memaksakan atau terlalu ngebet atau memaksakan diri untuk dapat jadi pacarnya. TIDAK SAMA SEKALI! Bahkan saya tidak berharap balasan dari lelaki itu. Entah kalian berpresepsi rasa saya terhadap lelaki itu main-main atau jika kalian baik hati dan tidak sombong maka kalian akan memandang saya terpaku dan berkata "Yaampun bella...cinta kamu tulus sekaliii...." *mata berkaca-kaca* dan saya akan menunduk malu-malu dan menjawab "ah sudahlah, ini biasa saja kok" senyum-senyum dewa. Hwaahh....Out Of Topiikk...kembali kembali kembalii
Saya memang suka, Saranghae bahkan (haduh korea fever). Tapi masalah terbesar saya, adalah saya takut dia (beloved.red) tau kalau saya ada perasaan lebih kepada sesosok pangeran berkuda dengan lonceng sapi dan tindik kebo dihidungnya itu (apadeehh). Hmmm atau sebenarnya masalah saya adalah karena saya takut cinta saya itu bertepuk sebelah tangan? daann..entahlah. Yang jelas yang dapat saya syukuri sekarang adalah saya masih normal karena suka dengan seorang lelaki (seorang bukan seekor) dan setidaknya saya bisa lupa akan masa lalu yang membuat saya takut jatuh cinta itu *meratap di bawah kloset* eh betewe kenapa namanya kloset?? itu berasal dari kata 'closed' yang berarti 'tutup' karena kalo kita lagi 'itu' kita kudu tutup. Maksudnya pintunya ditutup, setelah puas keluar hasil pengeluaran itu ditutup(disiram), dan beban kita telah tertutup(legaaaa).....hwyeehh???malah nyampe b*k*r
:D :D

Sepertinya sekian dan terimakasih saudara-saudara, tulang punggung saya tidak bisa terlalu lama menopang tubuh gelonggongan saya ini apalagi di malam yang mencekam seperti ini. Jadi baiknya saya akhiri.
Salam *menunduk-do'a-khidmat-tidur* :p