Sabtu, 10 Agustus 2013

Eat Love Destiny

Cinta itu sederhana. Sesederhana makan-dicerna-dan keluar.
Cinta itu rumit. Serumit makan-penyerapan sarisari makanan-pembentukan energi-dan... :)
Cinta itu seringkali menyenangkan. Makan enak-kenyang-berjaya
Cinta terkadang menyebalkan. Ketika sakit-mulut pahit- tetap makan
Tetapi menyebalkan itu seringkali baik untuk diri pencinta sendiri

Kali ini aku ingin berceloteh mengenai pernikahan.
Bagiku kata itu masih tabu, sejak bertahun-tahun lalu dan entah sampai kapan.
Beberapa orang terdekatku sudah melengkapi agama mereka dengan menikah, sedang aku? masih lompat sana-sini, mencinta seseorang dengan rapat, dan bermain dengan boneka-bonekaku.
Percayalah, jodoh tidak akan dikebiri. Ia akan datang tepat pada waktunya :)

Dear Allah,
Jika suatu saat nanti kau berikanku jodoh di dunia, berikanlah aku jodoh yang mencintaMu, mencintai RasulMu, mencintai keluargaku, dan dapat menaklukkan hatiku.
Jadikan ia imam yang ku hormati sebagaimana Khadijah menghormati Rasulullah SAW.
Pertemukanlah kami disaat yang tepat, disaat aku siap, disaat kami siap!
Jadikanlah ia imam yang bertanggung jawab. Menjadikan kisah rumah tangga Rasul sebagai cerminan rumah tangganya.

Dear Allah,
Engkau Maha Pemurah, Maha Pengasih, Maha Pemberi
Aku lah yang Tamak. Aku terlalu rapuh untuk tidak meminta kepadaMu
Cinta yang sekarang kumiliki dariMu ya Allah. Biarkan cinta ini apa adanya, jangan perkuat cinta ini. Jangan buat hati ini masuk terlalu dalam hingga terbuai. Aku takut ia yang kini ku cinta terlalu meraja dihatiku daripada Engkau. Aku takut,,,
Bukan dia yang tertulis di Lauhul Mahfudzku. Aku takut :(

Namun Allah,
Jika kau memberikanku jodoh di akhirat kelak. Ingatkan aku untuk selalu bersyukur kepadaMu bahwa janji Engkau menciptakan Makhluk berpasang-pasangan benar adanya. Kemudian, dekatkan orang-orang baik kepada orang yang menyayangiku. Berikan mereka kebahagiaan. Hapus kesedihan mereka :)

Siapapun engkau calon imamku. Engkau memiliki masalalu, begitupun aku. Namun, masa depan itu bernama Kita :)))


Senin, 29 Juli 2013

Hello August!!!

Hello August,
Ga nyangka ya, udah hampir pisah aja. Padahal pertama kali ketemu kamu pun aku ga inget gimana kronologisnya. Pertama kali senyum didepan kamu. Pertama kali ketawa didepan kamu. Pertama kali nangis didepan kamu. Pertama kali.... :)
Aku tidak akan mengutuki bulan ini karena ini bulan 'perpisahan'. Aku pun tidak akan mematri sekaligus mengenang bulan pertama kali kita bertemu. Atau bulan dimana hati mulai bicara.

Hello August,
Aku pernah berjanji kepada sahabatku bahwa akan ada waktu kata hati terucap. Namun, aku juga pernah berjanji kepada Pencipta cintaku bahwa aku akan menjaga hati. Bukan hanya untuk seorang lain, tapi juga untukmu. Bagaimana menurutmu, janji mana yang harus ku tepati?

Manusia tidak akan bisa berhenti bicara tentang cinta. Begitupun aku. Kita!!
Terlalu berlebihan ketika suatu saat aku mengatakan aku 'mencintaimu sangat'! Namun, suatu kebohongan jika suatu saat aku 'hanya mencintaimu'. Itulah salah satu alasan mengapa kusimpan saja diary ini. Masih kusembunyikan kuncinya. Bukan, bukan ku sembunyikan. Kunci ini aku titipkan pada Pemilik Cinta.
Hanya saja, salah satu kunci gandanya ada padamu.

Belakangan aku terlalu disibukkan dengan memikirkan kenangan apa yang aku aku berikan agar kau tak melupakanku. Beberapa detik yang lalu aku sadar. Tuhan pun tidak memaksakanmu untuk selalu mengingatnya, mengapa aku sebegitu memaksa? Aku terlalu tamak dalam urusan cinta.
Seringkali aku merasa aku telah terlalu lama menyimpan perasaanku untukmu. Hingga terbesit keinginan untuk kau tau seberapa lamanya aku menyimpannya, seberapa besar. Padahal, mungkin Tuhan menciptakan wanita lain yang lebih dalam mencintaimu dan lebih ikhlas. Yah, Aku sangat Tamak dalam urusan Cinta!!

Hai Kamu,
Aku cukup senang dengan kehadiranmu. Aku cukup senang ketika inbox ponselku tercantum namamu. Aku cukup senang ketika kau sekedar mengucapkan 'hati-hati', 'jaga kesehatan' atau 'semangat ya'. Aku cukup senang ketika melihatmu tertawa, bersama teman-temanmu, diantaranya wanita. Meskipun cemburu tapi aku Senang :).

Baik-baik disana ya....
Aku harap kau lebih sering menikmati udara pagi. Walaupun aku tak banyak tau. Tapi semoga udara pagi baik untuk sirkulasi udara pada tubuhmu, pernafasanmu.
Insyaallah, aku masih berdoa untukmu. Terbaik untukmu.

Jangan lelah bercerita, karena aku siap mendengar
Jangan lelah berusaha, karena aku siap memberi semangat
Jangan lelah berdoa, karena aku siap mengingatkan bahwa Allah Maha Pemberi

Selamat malam, semoga Allah selalu menjaga senyummu. Kebahagiaanmu. :)

Kamis, 20 Juni 2013

Aroma Hujan Punya Kisah

Hujan punya kisah,
Ketika ia berjuang naik ke awan
Ketika ia harus melalui terjangan angin
Ketika ia harus bekejar-kejaran dengan awan
Hingga kemudian dia membasahi dengan bangga

Hujan punya kisah,
Ketika disuatu kisah hanya ada kita
Aku, kamu dan hujan
Ketika tawa mampu meredam jatuhan airnya
Ketika jarak mampu menghangatkan hembusan anginnya
Dan kau begitu tegap menghadangkan hujan di depanku

Hujan punya kisah,
Ketika kembali lagi ada kita
Kali ini kita lebih bersahaja
Kau biarkan hujan menderu dengan gagahnya
Kita hanya duduk berdua 
Hingga akhirnya hujan menyerah
Kalah dengan kekukuhan kita

Hujan punya kisah,
Ketika banyak cerita tentang kita
Terlalu banyak hingga hujan hanya mampu mengenangnya melalui aroma
Yang kemudian hujan bagi pada kita

Hujan mengenang cerita dengan bersahaja
Hujan mengenang cerita kita :)

Hujan 21 Juni 2013 (1:26 am)