Hai motivator hebat, pencerita handal yang mampu membuai telinga pendengarnya.
Pelawak terbaik yang mampu membuat bibir merekah meski hanya memandang mata.
Pekerja keras yang mampu membuat hati teduh dan ingin menjadi penyemangat sekaligus penyeka keringatmu sepanjang waktu.
Pecinta Agama tergila yang mampu membuat kaki tergerak untuk mengikutinya.
Kawan terhebat dengan hati lembut dan watak tegas.
Aku merindukanmu :)
Aku benar-benar sedang diperbudak cinta.
Ketika cinta datang menawarkan sakit, aku merengkuhnya. Bahkan tak ingin melepasnya. Sedikitpun.
Ketika cinta datang untuk memintaku pergi, aku berpaling. Namun tetap dalam berdiriku. Berharap cinta akan memelukku dari belakang dan memintaku berjalan bersamanya.
Ketika cinta datang untuk menyerahkan cinta pada cinta lain, aku tersenyum simpul. Membusung 'sok' tegar dan berkata "biarkan Allah yang menjaga cintaku". Padahal, hati lain berkata "tidak, aku ingin tetap bersamamu"
Bukankah cinta idaman adalah cinta yang dapat membuat hati terasa selalu nyaman?
Mengapa mencintaimu aku resah. Resah jika kau tidak nyaman.
Bukankah cinta idaman adalah cinta yang selalu membahagiakan?
Mengapa mencintaimu aku sedih. Sedih untuk selalu membohongi diriku sendiri, bahwa aku benar benar cinta.
Bagaimana dengan kamu? :)
Tidak mudah menyelesaikan masalah cinta.
Disaat aku ingin memasrahkan cinta, aku juga ingin berjuang untuk cinta.
Aku ingin berjuang untuk cinta karena Allah. Memperkuat cinta pada Allah dengan cinta KITA.
Aku ingin mengabdi untuk cinta karena Allah. Mengerahkan seluruh kemampuanku untuk cinta kelak. Mengumpulkan serpihan pahala dari ridhomu. Kamu. Yang halal untukku :)
Aku ingin. Ah entahlah, aku terlalu tamak dalam urusan cinta.
Kekasih, sekarang apa yang bisa aku lakukan untuk menunggu? Agar kelak kau tidak menyesal telah memiliku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar